jump to navigation

Bajaj di Kalah kan Honda 30 Agustus 2012

Posted by Nanang Himawan in Biker.
trackback

Bajaj di Mahkamah Agung akhirnya kalah dalam sengketa hak hak patennya di Indonesia sebagaimana termaktub di dalam Putusan Hakim nomor 802 K/PDT.SUS/2011 diketok pada 15 Agustus 2012 lalu oleh 3 hakim agung yaitu ketua majelis hakim Muhammad Taufik dengan hakim anggota Djafni Djamal dan Takdir Rahmadi dan dipaniterai oleh Retno Kusrini.

Alasan teknologi sebagaimana di ungkapkan Bajaj Auto Limited, satu silinder jelas berbeda dengan dua silinder. Untuk konfigurasi busi tidak menutup kemungkinan ada klaim yang baru terutama dalam silinder dengan karakter lain, namun, kebaruannya adalah ukuran ruang yang kecil di mana harus ada busi dengan jumlah yang sama. Hal di atas adalah baru sebab penempatannya adalah satu mesin V (double silinder) dan lainnya adalah satu silinder.

Adapun versi Ditjen HAKI sistem ini telah dipatenkan di Amerika Serikat atas nama Honda Giken Kogyo Kabushiki Kaisha dengan penemu Minoru Matsuda pada 1985. Lantas oleh Honda didaftarkan di Indonesia pada 28 April 2006, namun dalih ini dimentahkan oleh Bajaj dengan alasan di atas, sayangnya hakim berpendapat lain.

Intinya ditolaknya karena mesin double silinder dengan 2 busi dianggap sama dengan 1 silinder dengan 2 busi… Nah.. dengan adanya perkara ini bajaj harus memperkuat staf legalnya dan segera mematenkan tekologi yang ada … sebagaimana sudah diluncurkan juga mesin 1 silinder dengan 3 busi untuk pulsar 200NS … bajaj harus segera mendaftarkan patennya di Indonesia….

tentu saja perlu saksi ahli yang mumpuni dan netral dalam menentukan keputusan ini … saksi yang benar-benar mengerti permesinan.. dan temuan apa yang dibuat oleh Bajaj.. sayang tidak diperinci keterangan dari saksi ahli tersebut… kalau tahu kan kita bisa menganalisanya hi..hi…

Terus bagaimana nasib mesin bajaj di Indonesia….. gpp kok … nasibnya baik-baik saja tidak perlu cemas… ini beda kok dengan kasusnya Apple dan Samsung… jadi jangan khawatir kalau anda suka dengan bajaj beli saja.. kalau suka dengan honda juga beli saja…

About these ads

Komentar»

1. boerhunt - 30 Agustus 2012

Aneh sebenernya.. ada patent gk ada produk, knp yg punya patent tidak mengklaim patent di negara lain seperti filipina, atau amerika selatan dan afrika yg juga dijual bajaj produknya yah..

http://boerhunt.wordpress.com/2012/08/30/polemik-patent-dual-busi-masukan-jalan-tengah-buat-regulator-hak-patent-haki/

yudha depp - 15 September 2012

biarlah yang ribut itu perusahaan motornya
kita konsumen, santaaaai aza dah

http://yudhadepp.blogspot.com/2012/09/suzuki-runtuh-bila-enggak-serius.html?m=1

2. c33b - 30 Agustus 2012

secara awam,mesin 2 silinder mau tidak mau harus pake 2 busi.sedangkan 1 silinder tidak harus pake 2 busi.kok dianggep sama ya?
yg bermasalah hukumnya atau memang teknologinya?
maaf cuma tanggepan ngawur dari orang yg tidak ngerti mesin

andre - 31 Agustus 2012

mungkin mksud hakim sma saksi ahli adalah berapapun jumlah silindernya tpi konstruksi dan cara kerjanya sama jadi ya sama, seperti mesin 4 tak pada motor, skuter, mobil itu basicnya sama dan bajaj hanya berdalih pada jumlah silinder yang menurut dia satu silinder beda sama dua silinder ato 4 silinder, tpi berdasarkan ilmu saya pas STM mo jumlahnya silindernya berapapun konstruksi mesin 4 tak ya sama seperti itu.
bisa dianalogikan nasi putih di dua piring satu dikasih sayur asem satunya gule jadi nasi dikedua piring tersebut masih bernama dan berbentuk nasi bukan yang lainnya
CMIIW …

aaaaaa - 31 Agustus 2012

mksdnya 2 busi ditiap silinder jd total 4 busi yg punya honda. tp dianggapnya sama z cz bajai maunya yg 2 busi 1 silinder.

3. idadzzz - 30 Agustus 2012

bukanya 2 busi bajaj alih teknologi ducati. . .

4. Nofgi - 30 Agustus 2012

Repot juga kayaknya kalu berhadapan dengan masalah hak paten.

http://nofgipiston.wordpress.com/2012/08/30/apa-honda-teralis-bakal-sekeren-ini/

5. celeng - 30 Agustus 2012

2 busi 1 silinder punya kawasaki masbro..cmiw

6. ucok - 27 September 2012

Y menang lah, perusahaan besar di lawan. perusahaan kecil seperti bajaj mau ngelawan Honda?
mustahil,,,,

7. aryanto - 15 Oktober 2012

pesawat terbang penemunya ya wright bersaudara…..apapun pengembanganya tetap disebut pesawat terbang, mau pake 2 sayap, baling2 dobel, kcuali helikopter ,roket. ya apapun pengembanganya hargai aja jasa penemu. ntarkayak malay*** karena ga ada yg klaim jelas2 mili orang lain diakui…loh di malay*** kan banyak orang indihe nya….nehi..nehi

8. Bambang Sugeng - 29 Oktober 2012

Cepat, buruan jual Bajaj loe, mumpung harganya belum anjlok abis karena spare part bakalan discontinue. Lumayan, bisa buat uang muka buat beli Honda CB 150 R atau Yamaha New Vixion. P 200 NS juga gak usah ditunggu karena masih karburator, paling umurnya juga setahun karena 2014 semua motor wajib Injeksi. Hari gini yang pasti-pasti aja deh, gak usah jadi fans boy bener dengan label merek Pulsar. Nyesek emang, tapi mau gimana lagi. coba?

anti brand minded - 10 Januari 2013

beginilah kalo sales asal jeplak….woyy…orang sekarang gak sebego yang lu kira…kalo mau begoin orang mending depan lapak jualan lu aja….ckckc…

9. randu - 11 November 2012

sok kaya loe.. Inget bung semua tergantung selera.. lagian gw pernah ngobrol2 sama orang komunitas pulsar rata2 yg pake pulsar tuh bukan motor pertama alias udh punya motor lain cuiyy…
Terus gw yg pake N250 karbu musti was-was gitu???
Oiya Loe punya ilmu gak ya?? Standar itu euro mau 2 atau 3 cuiyy.. jd mau karbu injeksi selama lolos gak masalah cuiyy..
Please deh klo komentar berbobot pake ilmu jgn kebanyakan orng2 INA yg kata orng luar bego2

10. lambe mu - 9 April 2013

@randu: gw setuju dengan pendapat u bro.

11. lambe mu - 9 April 2013

iku lambe lambene sales….


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: