jump to navigation

Kelezatan Pecel (The Secret of Pecel ) 6 Januari 2012

Posted by Nanang Himawan in Kuliner, Tak terkategori.
trackback

Genap 1 minggu ini, saya selalu sarapan dengan menu Pecel, tiap pagi bersepeda dengan si ” Mbah” kemudian berhenti depan kantor dan tidak lupa memesan “Pecel Mbak”, pesan saya, “Lauknya apa”. kata penjualnya. “Tempe Bacem sama Mendowan Mbak”,

Ya.. cukup satu piring pecel dimakan dengan tempe bacem dan mendowan membuat diriku ketagihan setiap pagi dalam satu minggu ini….makanan yang terdiri dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, bunga daun turi, dan isi buah turi, krai (sejenis mentimun); dengan disiram dengan bumbu pecel (cukup dengan sayuran yang segar akan menjamin kelezatan makanan.

Tetapi rahasia utama dari Pecel adalah Bumbu nya, bumbu yang diracik dari kacang tanah sangrai dan cabe rawit yang dicampur dan ditumbuk dengan bahan lainnya seperti kencur, daun jeruk purut, bawang, asam jawa, gula merah dan garam. Jika mempunyai resep yang Pas Insya Allah akan menghasilkan rasa bumbu yang “JOSS”, sayapun sering makan bumbu pecel langsung tanpa dicampur dengan sayuran dan air.

Hmm… jadi pingin Ke Madiun untuk mendapatkan kelezatan Pecel yang original…. siapa mau ngajak saya ya… ? haq..haq..

 

Komentar»

1. amz24 - 6 Januari 2012

Pecel memang makanan yg fenomenal – salah satu menu favoritku.
buat aq sendiri tiap daerah punya ciri khas masing2.
*tips cara paling mudah menikmati berbagai macam pecel dari berbagai daerah adalah naik kereta api kelas ekonomi, dijamin akan selalu bertemu dengan menu pecel di setiap stasiun yang disinggahi (^,^)

Nanang Himawan - 6 Januari 2012

adalah benar….

2. Tulus Budi - 6 Januari 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: