jump to navigation

Mancing Mania Bandeng Bakar Sedati Sidoarjo ( Prides Cangkruk Sob) 27 Februari 2012

Posted by Nanang Himawan in Kuliner, Tak terkategori.
trackback

Sore itu hari jumat, jam menunjukkan hampir jam 16.30 WIB. Di waktu yang sama biasanya saya sudah meluncur ke Jogjakarta melaju bersama bis tercinta, tapi saya tunda dulu maklum lagi tanggal tua…, Rekan-rekan kerja sudah meninggalkan tempatnya, meninggalkan diriku disalah satu sudut ruang kerja yang luas penuh sesak dengan meja, almari, kursi serta tumpukan berkas khas ruangan kerja sebagai abdi negara.

Ding pemberitahuan di fbku menyalak dengan lembutnya, membuyarkan konsetrasiku. Sebuah pesan dari Koordinator PCS yang mengajakku untuk mancing bareng, sejenak aku berpikir untuk nggak ikut karena saya belum pernah mancing dan katanya hobi mancing di pemancingan merupakan kesenangan yang membutuhkan biaya tinggi… tapi kang yudi merajuk “cukup bondo awak wae gpp….” Demi Kesetiakawanan saya pun mengiyakan (padahal seneng karena makan gratis hi…hi…).

Sabtu jam 07.00 WIB saya sudah dijemput kang yudhi, suara khas pulsarnya mengingatkan memoriku dulu akan motorku yang sudah berganti tangan… ah sudahlah .. besok kredit saja hi..hi… kami pun meluncur ke arah Sedati Sidoarjo, suatu kawasan tambak dibagian timur sidoarjo. Di pom bensin aloha Ketua PCS om Hank sudah siap menunggu dengan senjata pancing di tasnya..

Kemudian kami melanjutkan perjalanan sekitar 20 menit sampai di Pemancingan Gemilang sedati Sidoarjo…

Segera kamipun menganbil posisi yang tepat agar mendapatkan ikan yang banyak, dengan menyewa kursi Rp. 5000,- dan pancing Rp. 10.000,-

Strike pertama dan kedua diawali dengan bandeng yang lepas dari kailnya, yang sedikit membuat pada kebingungan, tak seberapa lama kang bayu dan ganesh telah datang menghampiri kami, yang dengan sigap langsung merakit senjatanya…

setelah menunggu beberapa lama kok tidak ada ikan yang menyenggol ya?… ada yang usul untuk menambah essence pada umpannya, sayang tidak ada yang jual di situ. lalu saya pun nyeletuk pakai saja rokok kan di rokok ada saos dan bau rokok sangat menyengat. Teknik itupun digunakan sama mas yudhi dan hasilnya tanpa diduga umpannya langsung dimakan bandeng… wuih…

coba lihat di atas ikan itu ada gabus bekas rokok yang dikaitkan… haq..haq.. ada-ada saja… tapi ada satu teman kita om bayu.. yang sudah malang melintang di dunia perpancingan ternyata sama sekali tidak mendapatkan ikan banden… he..he.. memang rejekinya bukan di air…setelah hampir 6 jam kami mancing 19 bandeng telah kami dapatkan dan saatnya untuk istirahat sambil menikmati bandeng…

untuk memasak kali ini kami serahkan di RM Imam Hambali Ikan Bakar tapi sebelumnya untuk menghilangkan duri yang banyak di ikan bandeng, kami membeli jasa cabut duri yang ada di sekitar pemancingan tersebut dengan harga Rp. 2500,-/ikan

setelah menunggu lumayan lama akhirnya bandeng bakarpun tersaji dilengkapi dengan sambal dan lalapan, kamipun melahapnya dengan kesetanan wkwk karena kecapaian mancing… dan memang cara masak di RM ini mempunyai rasa yang JOSS, recomended untuk dicoba….

Bagi anda yang suka mancing dan makan maka saya rekomendasikan tempat ini untuk di coba… puas pokoknya….

Komentar»

1. amz24 - 27 Februari 2012

Mantabs jaya !!!! horeeeeeeeeee !!! nyesel g iso melok😦 mulih kerjo wis meh maghrib !!! :hammer:

2. setia1heri - 27 Februari 2012

hiks…aq yo ra iso melu..
kapan2 diagendakan maneh yow….pokoke cangkruk sedulur

http://setia1heri.wordpress.com/2012/02/27/korban-iklan-pulsar-lagi/

3. azizyhoree - 27 Februari 2012

cocog tenan mas , marai ngiler gedhe2 iwak e😈

4. hanx - 28 Februari 2012

Waaahhh maaantaaabbbssss…. Kapan lagi?😀

5. adecahyapurnama - 28 Februari 2012

koyone blog iki isine mangan terus yo..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: