jump to navigation

Selamat Jalan BAI ( Quo Vadis Pulsar ) 16 April 2013

Posted by Nanang Himawan in Tak terkategori.
trackback

Pulsar sebuah merk sepeda motor yang telah tersebar di beberapa negara dan konon produsennya yaitu Bajaj termasuk salah satu pabrikan sepeda motor terbesar di dunia… Pulsar pun telah masuk ke pasaran indonesia sudah cukup lama dengan dengan mendirikan perusahaan Bajaj Auto Indonesia (BAI), dalam rentang waktu tersebut ribuan sepeda motor pulsar telah terjual di pasaran… sayang oleh Bajaj penjualan Pulsar di Indonesia masih belum mencapai target… beberapa keluhan pemakai pulsar pun belum bisa dipenuhi seperti spare part susah, bengkel resmi yang relatif lebih sedikit…

untuk menggenjot penjualan di tahun 2013 bajaj akan bekerjasama dengan Kawasaki Motor Indonesia, kerjasama ini juga telah lama dilakukan di negara India, Filiphina dll… Hasil kerjasama ini menimbulkan perbedaan prinsip karena terjadi perubahan merk bukan pulsar lagi tetaoi dengan merk kawasaki-bajaj.Perubahan strategi penjualan ini tentu saja berakibat dengan konsumen yang telah membeli pulsar yang dijual oleh BAI…

Dengan adanya KMI terus ke mana BAI? pada tanggal 12 November 2012, BAI merilis surat bahwa perusahaan masih berjalan normal seperti biasa dan tidak terjadi masalah. Beda sekali dengan yang terjadi di lapangan …. beberapa bengkel resmi BAI telah tutup… dan terakhir ini BAI telah menunjuk  PT Tunas Spirit (TMS) sebagai distributor suku cadang di Indonesia sejak Januari 2013.

Pertanyaannya ? Kenapa menunjuk TMS untuk menyediakan suku cadang? kok bukan BAI sendiri yang menyediakan suku cadang? kenapa penunjukan TMS tidak dilakukan dari dulu sehingga bisa menambah kemudahan suku cadang? kenapa sekarang saat sudah tidak ada lagi penjualan oleh BAI… kira-kira jawabannya apa ya?

Kalau menurut saya pribadi.. penunjukan TMS sebagai salah satu bentuk tanggung jawab BAI dalam penyediaan suku cadang yang pada saatnya nanti BAI membubarkan diri (saya harap ini tidak terjadi). Menurut saya bentuk tanggung jawab selanjutnya adalah BAI juga harus menunjuk bengkel yang bisa memperbaiki pulsar.

Ini hanya opini pribadi bisa setuju bisa tidak… wassalam…

 

 

 

Komentar»

1. agung - 16 April 2013

mungkin tvs lebih baik, meskipun untuk urusan penjualan kalah sama bajaj

2. opanowski - 6 Mei 2013

kalo bubar ya ga laku pasti P200NSnya…!!!

3. josh - 18 Oktober 2014

Katanya sih ada konspirasi tertentu yg sengaja bikin BAI tutup dri raja motor terbesar di indonesia. Mulai dari mengalahkan BAI di persidangan kasus hak paten busi ganda sampai menyebarkan isu klo bajaj susah sparepartnya.
Si “raja” sudah ketakutan dg bajaj yg notabene masih anak ayam karena bajaj bisa jual motor kualitas ok, teknologi tinggi, harga miring. Makanya sebelum jd besar akhirnya dibunuh ma si “raja” biar ga mengulangi kesalahan yg sama spt pada merk Y.
Bayangin aja harga p180 lbh murah dri motor bebeknya, kan lucu.
Soal sparepart jg bajaj maksimum 3x24jam ada. Tmn ane ganti sein maticny aja inden 2minggu bru dpt. Yg susah sparepart siapa sebenernya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: