jump to navigation

Cara Bikin Sim C dengan Ujian Tanpa melalui calo dan Tanpa Suap 13 Juli 2016

Posted by Nanang Himawan in Tak terkategori.
trackback

Kali ini saya akan membagikan tips bagaimana membuat sim c mandiri dengan ujian sendiri. 

Kisah ini bermula saat puasa menjelang lebaran, saat mudik saya suka mengendarai sepeda motor dibanding dengan moda transportasi lainnya. Segala hal harus dipersiapkan termasuk kelengkapan surat – surat, saya bukaklah dompet dan lihat Sim C saya…. e ladhalah ternyata sudah habis sejak bulan Maret bertepatan dengan hari kelahiran. Ya mau tidak mau harus diurus, disusunlah jadwal membuat Sim C, berbarengan juga dengan istri saya yang memperpanjang SIM C nya di Polres Bantul Yogyakarta.

membuat sim c mudah dan murah dengan tarif membuat baru Rp.100.000,- dan perpanjangan Rp.80.000,- dan diharuskan cek kesehatan dengan biaya Rp. 26.000,-, adapun urutannya sebagai berikut:

  1. Yang harus disiapkan terlebih dahulu yaitu : fotokopi dan sim lama ( bagi yang perpanjangan), dan fotokopi ktp;
  2. menebus formulir Pengajuan Sim di loket bank BRI dengan biaya seperti yang saya sampaikan di atas, kemudian di isi, ingat nama dan alamat sebaiknya sesuai KTP;
  3. Setelah diisi melakukan tes kesehatan kalau di polres bantul terletak disebelah utara polres, yang diperiksa adalah : tekanan darah, dan tes buta warna, jika sudah selesai akan mendapatkan surat keterangan;
  4. Formulir dilengkapi fotokopi ktp, surat keterangan periksa kesehatan bagi yang perpanjangan ditambah fotokopi sim dan sim lama, dimasukkan ke loket 1. 
  5. Menunggu sampai dipanggil, setelah dipanggil akan diberikan no urut, ingat simpan terus no urut itu karena akan dipakai untuk tanda kelulusan ujian.
  6. Setelah mendapat no urut selanjutnya adalah antri foto diruang foto, saat di dalam foto ini petugas akan menanyakan identitas dan alamat jika ada kekeliruan nama dan alamat harus dibetulkan pada saat foto, apabila salah nama dan alamat tidak bisa diperbaiki setelah foto.
  7. Langkah selanjutnya adalah menunggu sim jadi ( bagi yang perpanjangan) untuk yang membuat sim baru langkah selanjutnya adalah ujian teori, bawa no urutnya kemudian serahkan ke bagian ujian teori, tunggu sampai dipanggil. Ujian teori sekarang sudah memakai komputer dengan memakai headshet, soal dan jawaban terpampang dilayar touchscreen tinggal nunul benar atau salah dan hasilnya langsung kelihatan. Soal berjumlah 30 dan harus mempunyai skor minimal 70 dari total 100, ingat soalnya banyak yang menjebak jadi perhatikan dan dengarkan dengan seksama agar mendapatkan hasil yang maksimal.
  8. Setelah selesai menjawab soal, akan langsung kelihatan skornya, jika lebih 70, maka lulus, jika kurang dari 70, maka akan diberitahu petugasnya kesalahan mana saja dalam mengerjakan soal dan kembali esok harinya untuk ujian lagi. Bagi yang lulus no urutnya akan diberikan tanda kemudian melanjutkan ujian praktek.
  9. Dengan membawa no urut, sepeda motor dan helm yang SNI saatnya untuk ujian praktek yang bertempat di depan polres bantul. Ujian praktek ada 6 macam yaitu: Mengendarai motor secara lurus, zig zag ( S ), jalur angka 8, jalur huruf U, kelengkapan sepeda motor, dan pengenalan rambu lalu lintas;
  10. Posisi mengendarai dan caranya akan diberikan contoh terlebih dahulu oleh petugas, posisi kaki kiri di atas pullstep dan kaki kanan di tanah setelah itu menengok ke belakang untuk konfirmasi keadaan, setelah berhenti wajib juga menengok ke belakang untuk konfirmasi keadaan ( lebih lengkapnya ada si video). Ujian Mengendarai motor ada jalurnya yang dibatasi dengan balok balok kayu dan garis, ujian gagal apabila : menyentuh garis, balok kayu kesenggol jatuh, mesin mati, berhenti di tengah tengah ujian, dan jatuh.
  11. untuk ujian kelengkapan sepeda motor diperiksa secara random saya kemarin dicek lampu rem depan dan belakang nyala atau tidak, Jadi pastikan kendaraan anda laik jalan dan lengkap seperti lampu lampu harus nyala dan bebas dari stiker yang menutupi, spion, lampu rem dll ( alhamdulillah kemarin lampu rem saya nyala, terima kasih buat istri saya yang telah menservis motor di bengkel);
  12. untuk ujian pengenalan rambu kita diminta untuk berkeliling di jalan kemudian ditanya ketemu rambu apa saja dan gunanya apa, saat saya ujian ditanya rambu dilarang masuk.
  13. Dari ujian-ujian di atas harus lulus satu persatu, jika gagal di salah satu tahapan, maka harus mengulang dari tahapan di mana dia gagal (tidak mengulang dari awal). Ujiannya sepertinya mudah tapi ternyata banyak yang tidak lulus, bersamaan dengan saya ada 7 orang yang ujian dan hanya saya saja yang lolos sampai akhir, paling banyak tidak lolos pada mengendarai lajur angka 8, saya sarankan jangan pakai motor yang berkopling dan besar, pakai motor matic atau bebek yang berdimensi kecil karena lajurnya sempit ( kalau saya pakai x ride,karena enak putaran bawahnya). Ada yang tidak lolos mengendarai pada lajur huruf U, dan ada juga yang tidak lolos pada kelengkapan kendaraan ( karena lampu rem belakangnya tidak menyala).
  14. Setelah selesai kita akan diminta menunggu sampai SIM nya jadi, waktu yang diperlukan kurang lebih 1 jam, saya datang jam 9 pagi dan sim jadi jam 1 siang.

Demikian yang dapat saya sampaikan, bikinlah sim secara mandiri dan jangan memakai calo. Petugas polres bantulpun sesuai dengan aturan tidak mempersulit maupun mempermudah. Jika lulus semua sim pun jadi. Jika gagal silahkan mengulang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: